MABUK

Mabuk…..???
Semua orang pasti tahu apa itu mabuk.
Hari ini, saat kita mencari-cari pemahaman tentang suatu kata atau istilah sangatlah mudah, tinggal ambil handphone, browsing, dan ta..raaa……..
Apa yang kita ingin tahu semua ada, arti kata, istilah tutorial, testimony and so on…and so on.

Menurut Wikipedia, mabuk dalam pengertian umum adalah keadaan keracunan, biasa di identikan dengan sesuatu yang dikonsumsi, apakah itu minuman atau makanan. Dimana saat seseorang mabuk terjadi penurunan kemampuan mental dan fisik dengan gejala umum antara lain, bicara tidak jelas,keseimbangan terganggu, muka merah , kelakuan yang aneh dan lain sebagainya.
Tapi dilihat dari sudut pandang agama dan filsafat ternyata mabuk bisa berarti, tidak mengerti apa yang dikerjakan tapi dalam keadaan sadar.

Terbukti dalam kehidupan nyata, mabuk bukan hanya disebabkan melulu oleh minuman atau makanan.
Sekarang hal yang membuat mabuk banyak sekali macamnya, mulai dari yang mengganggu secara fisik sampai dengan terganggunnya psikis seseorang, malah menjurus pada gejala insanity (kegilaan).

Firman Allah dalam Qur’an Surat An Nisaa ayat 43

((((((((((( ((((((((( (((((((((( (( ((((((((((( ((((((((((( ((((((((( ((((((((( (((((( ((((((((((( ((( (((((((((( (((( ((((((( (((( (((((((( ((((((( (((((( ((((((((((((( ( ….

43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,….

Ayat ini begitu jelas, dimana sahabat yang melaksanakan sholat sebelum ayat ini diturunkan, sahabat tersebut sadar akan waktu sholat dan tergerak hatinya untuk segera mengerjakannya meski dalam keadaan mabuk, tapi Allah Maha Tahu, seorang yang dalam keadaan mabuk pasti tidak mengerti dan faham apa yang dibacakan, dan jauh dari ke-khusyuan, maka Allah melarang orang dalam keadaan mabuk untuk mendekati sholat.

Sekarang, mari kita level up.
Bagaimana halnya dengan Sakaratul Maut..??
Sakaratul Maut terdiri dari dua kata, Sakaro(mabuk) dan Al maut(mati),so… terjemah bebasnya adalah mabuk mati, mabuk disaat menjelang mati. Segala definisi tentang mabuk akan sangatlah mudah bagi Allah, perasaan yang dirasakan orang yang sedang sekarat baik fisik ataupun mentalnya seperti; takut, penyesalan,sakit dan lain sebagainya bercampur aduk tidak menentu.

Seperti dalam firmanNya Qur’an Surat Al Qiyamah 26-30

(((( ((((( (((((((( (((((((((((( (((( ((((((( ((((( ((((( (((( (((((( (((((( ((((((((((( (((( (((((((((((( (((((((( (((((((((( (((( (((((( ((((((( (((((((((( ((((((((((( ((((
26. sekali-kali jangan. apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
27. dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”,
28. dan Dia yakin bahwa Sesungguhnya Itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
29. dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan)
30. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

Begitu hebatnya penderitaan di saat akan mati dan ketakutan akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat.
Disaat roh telah sampai di kerongkongan, helaan nafas terakhir terasa sesak di dada,lemah tiada daya dan upaya hanya bisa terbujur kaku. Mata kehilangan penglihatannya, telinga tak mendengar, mulut hidung hilang fungsinya, tangan dan kaki tiada geraknya.
Terbayang dikepala kita, harta yang diusahakan dan harus ditinggalkan, apakah telah dibersihkan ataukah belum. Keluarga, anak istri orang tua yang belum terbina dan terdidik,lupa dan luput dari perhatian, segala urusan yang belum terselesaikan dengan kawan, sahabat, rekan bisnis dan sebagainya.
Sementara malakal maut didepan mata bersiap menjemput, so, what is gonna be..?

Pada akhirnya, suka ataupun tidak suka, percaya atau tidak percaya, hanya kepada Allah lah kita dikembalikan, menempuh proses hisab dari hakim yang Maha Adil. Sorga dan neraka menjadi keputusan terakhir di tanganNya.

Lantas akan bagaimana kita menghadapi sakaratul maut.?
Apakah mabuk biasa ataukah mabuk berat.? Ataukah malah tidak mabuk sama sekali.?
Semuanya tergantung kita dimasa hidup, apakah kita terus mengumpukan dan menumpuk hal hal yang memabukan,ataukah terus berusaha dan berjuang menumpuk kebaikan, istiqomah dijalanNya, memenuhi janji dan sumpah yang telah di ikrarkan.

Akhir cerita hidup manusia di dunia hanya ada dua, Husnul khotimah atau su’ul khotimah.

………THE CHOICE IS YOURS.